Blog

  • BERKAT DESA, HADIRKAN NARASUMBER INSPEKTORAT BONDOWOSO

    BERKAT DESA, HADIRKAN NARASUMBER INSPEKTORAT BONDOWOSO

    Berkat Desa atau Belajar Bersama Perangkat Desa sebagai wadah Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso, Kamis (9/03/2023) di Pendopo Kantor Desa Sumberpakem menghadirkan narasumber dari IRBAN 3 Inspektorat Kabupaten Bondowoso.

    Menurut IFFAN ARRIFANDI, SSTP. MM,  Irban 3 Inspektorat Kabupaten Bondowoso selaku Narasumber menjelaskan, Inspektorat Daerah Kabupaten Bondowoso adalah salah satu Perangkat Daerah (PD) yang ada dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang mempunyai tugas pokok dan fungsi melaksanakan pengawasan Internal dalam lingkup pemerintahan Kabupaten Bondowoso termasuk Pemerintah Desa se Kabupaten Bondowoso.
    “Sebagai Pengawas Internal, kita lebih pada melakukan fungsi bimbingan dan pembinaan terhadap pelaksanaan tata kelola pemerintah desa. Jadi tidak hanya kepada Kepala Desa, sekretaris Desa, Bendahara atau operator desa saja, tetapi lebih kepada secara organisatoris Pemerintah Desa” jelasnya.

    Lebih lanjut menurut IFFAN ARRIFANDI, dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan perlu adanya prosedur dan mekanisme yang sudah ada peraturannya. Oleh karena itu kegiatan semacam ini perlu ditindaklanjuti dengan Bimbingan dan Pembinaan secara tehnis bersama Tim Auditor.
    “Nanti biar di agendakan oleh Pemerintah Kecamatan dan Tim Pendamping Desa untuk mengagendakan Bimbingan dan Pembinaan tehnis tata kelola keuangan desa” sarannya.

    Sementara itu JAKFAR SODIK, S.Sos. MM, Camat Maesan, dalam sambutannya menyampaikan maksud dilaksanakannya kegiatan ini, untuk memperkuat tata kelola penyelenggaraan Pemerintah Desa dalam menghadapi tantangan ke depan dalam menerapkan pemerintahan yang bersih yaitu model pemerintahan yang efektif, efisien, jujur, transparan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan Desa khususnya dalam pengelolaan keuangan Desa. Kegiatan Berkat Desa atau Belajar Bersama Perangkat Desa ini merupakan kegiatan rutin yang di gagas oleh Pemerintah Kecamatan Maesan dan Pendamping Desa yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Aparatur Pemerintah Desa dan meningkatkan kedisiplinan Aparatur Pemerintah Desa dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    “Sesuai saran Pak Irban kita akan mengagendakan lagi untuk Bimbingan dan Pembinaan tehnis Tata Kelola Pemerintah Desa terutama Tata Kelola Keuangan Desa yang akan dibagi dalam beberapa kluster sesuai dengan karekteristik desa dikecamatan maesan” katanya

    Dalam pelaksanaan kegiatan Berkat Desa ini dihadiri 60 peserta terdiri dari 12 Kepala Desa se Kecamatan Maesan, 12 Sekretaris Desa, 12 Kaur Keuangan Desa, dan 12 Kaur Perencanaan/Operator se Kecamatan Maesan. Hadir pula  Sekcam beserta para Kasi Pemerintah Kecamatan Maesan dan Tim Pendamping Desa Kecamatan Maesan (jf)

  • PASAR RAMADHAN 1444 H DAN DO’A BERSAMA, CAR FREE DAY PENANGGUNGAN HEBAT

    PASAR RAMADHAN 1444 H DAN DO’A BERSAMA, CAR FREE DAY PENANGGUNGAN HEBAT

    Rapat koordinasi Sekretariat Bersama Car Free Day Penanggungan Hebat dengan para pelapak, Minggu, (5/03/2023) di Posko Sekber CFD Penanggungan hebat menghasilkan kesepakatan tentang pelaksanaan kegiatan do’a bersama dan pasar Ramadhan 1444 H. Kegiatan itu akan dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Maret 2023 pukul 09.30 WIB untuk kegiatan do’a bersama dan pasar ramadhan pada tanggal 1 – 25 Ramadhan 1444 H.

    Menurut H. M. YASIN, Anggota Pembina Sekber CFD Penanggungan Hebat yang memimpin musyawarah itu mengatakan,  rencana kegiatan do’a bersama dan pasar Ramadhan ini merupakan ide atau gagasan yang muncul dalam rapat internal Sekretariat Bersama pada minggu yang lalu. Namun ide atau gagasan itu perlu dukungan dan kesepakatan dengan para pelapak. Sebab semua tergantung kepada para pelapak siap atau tidak mengadakan kegiatan ini.
    “Panitia atau Skretariat Bersama CFD hanya sebagai wadah untuk memfasilitasi kegitan itu, semua tergantung para pelapak” katanya.

    Dalam musyawarah itu juga muncul gagasan untuk meregistrasi ulang para pelapak khusus pada CFD Penangungan Hebat Ramadhan 1444 H dalam rangka penataan kembali tempat para pelapak. Mengingat pada kegiatan CFD Ramadhan 1444 H itu hanya menutup bagi kendaraan roda 4, sedangkan untuk kendaraan roda 2 masih dibuka untuk melewati jalan yang dipergunakan untuk car free day. Pasar ramadhan itu sendiri akan dimulai sejak pukul 15.00 – 18.30 WIB setiap harinya dengan persiapan dimulai pukul 14.00 WIB oleh para pelapak.

    Sedangkan untuk kegiatan Do’a Bersama para pelapak dan segenap pengurus sekber sepakat untuk saling berbagi shodaqoh dengan membawa “berkatan” sebanyak 2 buah pada saat acara. Hal ini merupakan tradisi yang terpelihari di kalangan masyarakat dimana biasanya menjelang bulan suci ramadhan masyarakat mengadakan do’a bersama dan saling berbagi shodaqoh.
    “Do’a bersama yang akan dilakukan ini bertujuan untuk mensyukuri nikmat rizki yang diberikan oleh Allah SWT baik berupa harta maupun umur yang berkah sehingga di pertemukan dengan bulan ramadhan serta mengharap pertolongan dari Allah SWT agar kita diberikan kekuatan untuk menjalankan ibadah di bulan ramadham dengan baik” pungkas H. M. Yasin menyimpulkan hasil musyawarah.

  • REKOMENDASI HASIL RAKOR, LANGKAH MENUJU TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA YANG BAIK

    REKOMENDASI HASIL RAKOR, LANGKAH MENUJU TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA YANG BAIK

    Dalam rangka meningkatkan tata kelola Pemerintahan Desa, Pemerintah Kecamatan dan TPP Kecamatan Maesan mengadakan rapat koordinasi dengan menghadirkan Sekdes, Kaur Keuangan, Operator, Kaur Perenc, dan Tim Pengelola Kegiatan (TP) Desa se Kecamatan Maesan, Selasa (28/02/2023) di Pendopo Kantor Kecamatan Maesan. Rapat membahas tentang Evaluasi hasil Pemeriksaan Inspektorat yang telah dilakukan bebarapa waktu yang lalu dan mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan APBDES Tahun Anggaran 2023.

    Menurut Hendri Khairul Umam, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Maesan dalam àrahannya mengatakan,  kegiatan seperti ini perlu terus digalakkan untuk saling berbagi informasi dan sharing dalam mencari solusi terbaik dalam pelaksanaan tata kelola Pemerintahan Desa.  Tata Kelola Pemerintah Desa yang baik adalah pengelolaan Pemerintah Desa yang menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan kesetaraan/ kewajaran serta berpegang teguh pada aturan dan prosedur yang berlaku. Oleh karena itu, penyelenggara Pemerintah Desa harus menguasai tata Kelola Pemerintah Desa agar membantu meringankan tugas Kepala Desa dan Perangkat Desa di bidang Administrasi.

    “Semua kegiatan yang dijalankan di Desa harus sesuai dengan ketentuan dan tupoksi tata kelolaan Pemerintahan Desa. Aparatur Pemerintah Desa harus bekerja sesuai dengan perkembangan teknologi dan aktif untuk update penyelenggaraan tata Kelola Pemerintahan” Paparnya.

    Rapat Koordinasi itu sendiri, dipimpin dan dimoderatori oleh Fathor Rosy, dari TPP Kecamatan Maesan sebagai Fasilitator kegiatan tersebut. Menurutnya, aparatur pemerintah desa perlu meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan potensi dirinya sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing dalam bekerja sebagai abdi masyarakat.

    Adanya peningkatan sikap, ketrampilan, perilaku, kemampuan dan kesadaran dapat dibangun melalui perubahan pola pikir dan tata kelola dalam sistem pemerintahan desa yang didukung oleh individu-individu aparatur desa dengan cara pandang, sikap dan perilaku yang sejalan dengan nilai dan karakter pada revolusi mental yang dicanangkan oleh Pemerintah.

    “Ada beberapa rekomendasi yang dihasilkan dalam rapat koordinasi ini diantaranya follow up setiap desa wajib melaksanakan peningkatan kapasitas perangkat desa, setiap desa wajib melaporkan RFK di minggu pertama setiap bulan dalam rangka memantau progres kegiatan pembangunan desa dan bagi Tim Pelaksana kegiatan wajib meningkatkan pengetahuan dan perannya dalam pelaksanaan kegiatan yang ada di desa” katanya.

    Sementara itu, Joni Fatahillah, Koordinator TPP Kecamatan Maesan menjelaskan bahwa apa yang sudah dihasilkan dalam rapat koordinasi ini benar-benar dilaksanakan oleh Pemerintah Desa. Hal ini merupakan suatu keniscayaan bagi pemerintah desa, agar tercipta tata kelola pemerintahan desa yang baik.

    “Dengan peningkatan kapasitas diri, maka setiap aparatur pemerintah desa,  dari Kepala Desa, Sekdes, Kaur dan Kasi serta kepala wilayah/dusun akan menguasai betul apa yang menjadi tugas pokok dan fungsi masing-masing, sehingga tata kelola pemerintahan desa akan sesuai dengan tuntutan yang ada saat ini” jelasnya. (jf)

  • MUSRENBANGCAM MAESAN ; SINERGI DAN KOLABORASI, WUJUDKAN PRIORITAS USULAN PROGRAM

    MUSRENBANGCAM MAESAN ; SINERGI DAN KOLABORASI, WUJUDKAN PRIORITAS USULAN PROGRAM

    Dalam rangka menyusun rencana pembangunan Nasional dan rencana pembangunan Daerah. Pemerintah Kecamatan Maesan melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, di Pendopo Kantor Kecamatan Maesan, Rabu (15/02/2023).

    Dalam sambutannya Camat Maesan, Jakfar Sodik, S.Sos. M.M menyampaikan bahwa kegiatan Musrenbang kecamatan bertujuan untuk menyelaraskan tujuan dan niat, sehingga nantinya program yang akan datang tepat sasaran dan bermanfaat untuk masyarakat. Sebelum pelaksanaan Musrenbang Kecamatan kali ini, kata Jakfar Sodik, telah diawali dengan pelaksanaan Musrenbang desa yang merupakan Pembahasan dan penyepakatan rancangan RKP Desa Tahun 2023, penyepakatan daftar prioritas usulan kegiatan pembangunan desa Tahun 2024 yang akan diusulkan melalui Musrenbang Kecamatan Tahun 2023.

    “Musrenbang ini bertujuan untuk menyelaraskan pikiran, tujuan, dan niat sehingga program-program yang akan datang akan lebih tepat sasaran dan bermanfaat untuk masyarakat.”terangnya.

    Disampaikannnya bahwa, membangun sebuah wilayah dimasa yang akan datang tidaklah mudah dikerjakan dengan sendiri-sendiri maka dibutuhkan sinergi dan kolaborasi.

    “Maka dalam kesempatan musrenbang kecamatan ini saya mengajak mari bekerja sama dan kolaborasi dengan baik untuk mewujudkan penyepakatan daftar prioritas usulan kegiatan pembangunan desa Tahun 2024 yang akan diusulkan melalui Musrenbang Kecamatan kali ini,”ucapnya.

    Lebih lanjut Camat Maesan mengatakan, bahwa berdasarkan hasil rekapitulasi daftar usulan dari Pemerintah Desa se Kecamatan Maesan diperoleh sebanyak 172 daftar usulan dari berbagai bidang kegiatan. Oleh karenanya perlu dilakukan prioritas kecamatan melalui Musrenbang Kecamatan ini, agar dapat mewujudkan prioritas baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusianya.

    Camat Maesan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen pemkab Bondowoso yang telah menyediakan ruang waktu untuk Pemerintah Kecamatan Maesan, dapat menyampaikan aspirasi dari desa, serta kepada seluruh peserta yang hadir, yang telah bersedia untuk memberikan masukan serta saran maupun harapannya untuk mewujudkan kecamatan maesan yang lebih baik lagi kedepannya.(jf)

  • DUA PERANGKAT DESA GUNUNGSARI, RESMI DILANTIK

    DUA PERANGKAT DESA GUNUNGSARI, RESMI DILANTIK

    Sebanyak 2 Orang Perangkat Desa (Kepala Seksi Kesejahteraan, Kepala Dusun Gunungsari Barat), Desa Gunungsari Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso resmi di lantik dan di ambil sumpahnya oleh Kepala Desa Gunungsari, Rabu, (08/02/2022)

    Pelantikan di langsungkan di Pendopo Kantor Desa Gunungsari yang di hadiri unsur Pemerintah Kecamatan Maesan yang terdiri dari Camat, Kasi Pemerintahan, dan Kasi PMD Kecamatan Maesan, Kepala KUA Maesan, Pendamping Desa, BPD, LPMD, Karang Taruna, PKK, dan beberapa Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Desa Gunungsari.

    Dalam Sambutannya, Kepala Desa Gunungsari, H. ANSORI mengatakan bahwa mereka dilantik setelah sebelumnya mengikuti proses penyaringan dan penjaringan oleh panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa.

    <span;>Ucapan terimakasih juga di sampaikan kepada panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa Gunungsari, karena dalam pelaksanaan penjaringan dan penyaringan perangkat desa Gunungsari berjalan dengan lancar tanpa ada masalah.
    “Saya berharap, mudah-mudahan perangkat desa yang baru saya lantik bisa melakukan tugas dan tanggung jawabnya dalam pemerintahan Desa  Gunungsari dengan baik, jujur dan amanah untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, dengan memaksimalkan pelayanan dan pengabdian kepada Desa Gunungsari Tercinta ini, ” harapnya

    Sementara itu, Camat Maesan, Jakfar Sodik, S.Sos. M.Si dalam arahannya menyampaikan, inti dari acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah yang terdapat dalam teks yang telah dibacakan oleh Kepala Desa dan diikuti oleh pejabat yang dilantik. Bahwa perangkat desa yang dilantik siap mengemban amanah yang diberikan dan siap mempertanggungjawabkan tugas pokok dan fungsinya kepada masyarakat, pemerintah lebih-lebih kepada  Allah SWT.
    “Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat desa ini disaksikan oleh masyarakat, pemerintah dan oleh Allah SWT, sehingga harus perangkat desa yang dilantik harus mampu mempertanggungjawabkan sumpah dan janjinya”  paparnya.

    Adapun perangkat desa Gunungsari yang baru dilantik kali ini adalah Sdr. Dliyauddin sebagai Kasi Kesejahteraan dan Siti Ulfa sebagai Kepala Dusun Gunungsari Barat. Usai acara kedua mendapatkan ucapan selamat dari seluruh undangan yang hadir. (jf)

  • DD TAHAP 1 MULAI SALUR, TPP KEMENDESA SIAP FASILITASI PENCAIRAN

    DD TAHAP 1 MULAI SALUR, TPP KEMENDESA SIAP FASILITASI PENCAIRAN

    Dana Desa Tahap 1 Tahun Anggaran 2023 di Bondowoso mulai salur dari RKUN ke RKD per 7 Februari 2023. Enam Desa dikecamatan Maesan yang masuk salur DD Tahap 1 gelombang 1 yaitu : Desa Pujer Baru,  Tanah Wulan, Sumbersari, dan Pakuniran,serta Desa Maesan dan Penanggungan yang merupakan 2 Desa Mandiri yang ada di kecamatan Maesan. Dengan tersalurnya DD tahap 1 T.A. 2023 dikecamatan Maesan, TPP Kemendesa kecamatan Maesan menyiapkan fasilitasi untuk pengajuan pencairan DD tahap 1 bagi 6 Desa dimaksud.

    Hal ini terungkap dalam rapat internal TPP Kecamatan Maesan yang dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama Pemerintah Kecamatan Maesan pada, Rabu, (08/02/2023) di ruang PMD Kecamatan Maesan. Dalam rapat itu hadir seluruh TPP Kemendesa, Sekcam, Kasi Pemerintahan dan Kasi PMD Kecamatan Maesan.

    Menurut Abdul Muqsid, salah satu TPP Kemendesa kecamatan Maesan, saat jadwal rekon pada pekan kemarin, sebenarnya Desa di Kecamatan Maesan sudah input data semua di DPMD Kabupaten Bondowoso. Hanya mungkin beberapa Desa terjadi kekurangan sehingga hanya 6 Desa yang disetujui BPPN untuk salur DD tahap 1.
    “Pada saat fasilitasi rekon ke DPMD pekan kemarin seluruh desa sudah input data, namun memang beberapa Desa ada kekurangan untuk segera diperbaiki” katanya.

    Sementara itu, Joni Fatahillah, Koordinator TPP Kemendesa Kecamatan Maesan menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Maesan dalam rangka memfasilitasi Pencairan DD tahap 1 bagi Desa yang sudah salur dan rekon ulang bagi desa yang belum salur.
    “Bagi Desa yang sudah salur dipersilahkan untuk menyiapkan pengajuan pencairan sedangkan bagi desa yang belum salur untuk menyiapkan perbaikan rekon ulang” katanya.

    Informasi yang diperoleh dari DPMD Bondowoso pembukaan perbaikan sismkeudes 2022 akan dibuka mulai tgl 8 – 10 Februari 2023 sehingga ada kesempatan bagi desa untuk memperbaiki kekurangan dalam penatausahan di tahun 2022. Hal itu disampaikan oleh Hendrik Khairul Umam, Sekretaris Kecamatan Maesan. Lebih lanjut dia berharap agar kesempatan untuk memperbaiki penatausahaan di siskeudes betul-betul dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah desa, terutama bagi desa yang belum salur DD tahap 1.
    “Kesempatan memperbaiki penatausahaan siskeudes agar dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah desa sehingga dapat terwujud sistem administrasi yang tertib dalam pengelolaan keuangan desa” ujarnya.
    Sedangkan untuk jadwal ulang rekon masih menunggu informasi lebih lanjut dari DPMD Kabupaten Bondowoso.

  • SERU…!!! PARADE DAN GRAND FINAL LOMBA LATO-LATO, CFD PENANGGUNGAN HEBAT

    SERU…!!! PARADE DAN GRAND FINAL LOMBA LATO-LATO, CFD PENANGGUNGAN HEBAT

    Penasaran keseruannya..!?

    Saksikan…!!

    https://youtu.be/CfdTtsldmvc

  • SERUNYA LOMBA LATO-LATO, CAR FREE DAY PENANGGUNGAN HEBAT

    SERUNYA LOMBA LATO-LATO, CAR FREE DAY PENANGGUNGAN HEBAT

    Lomba lato-lato yang digelar di pelataran Lokasi Car Free Day Penanggungan Hebat menyedot perhatian para pengunjung. Serunya lomba lato-lato yang digelar khusus untuk anak tingkat SD dan  SMP ini, membuat penonton tak beranjak dari lokasi menyaksikan permainan yang sedang viral di seluruh Indonesia itu.

    Dalam perlombaan ini peserta harus memainkan lato-lato sembari mengikuti aba-aba yang dipandu oleh panitia. Mulai dari jalan ditempat, melangkah maju mundur kanan kiri, gerakan jongkok hingga menjaga keseimbangan dengan berputar-putar. Bahkan dalam babak Grand Final diberi aba-aba joget bersama yang di iringi musik dangdut koplo. Tak pelak pada bagian ini menjadi bagian terheboh dalam rangkaian lomba lato lato ini.

    Menurut Ketua Panitia, Muzammil, salah satu anggota SEKBER CFD Penanggunngan Hebat,  lomba lato-lato ini diikuti sedikitnya oleh 113 peserta dari berbagai desa di Kecamatan Maesan. Aba-aba bermain lato-lato tidak ada ketentuan baku, sehingga aba aba yang diberikan panitia menjadi tantangan yang berbeda dan warna yang lain serta memberikan hiburan kepada para penonton.
    “Dengan bermain lato-lato ini, bisa meningkatkan untuk motoriknya anak-anak. Jadi mumpung momennya pas, maka kami mengadakan lomba lato-lato” katanya.
    Dijelaskan, peserta yang berhasil menjadi juara satu, dua dan tiga berhak mendapatkan uang total senilai Rp 500.000,- dan piala penghargaan.

    Dengan gerakan yang dilombakan, sejumlah peserta mengaku kesusahan, karena harus berkonsentrasi untuk tetap menjaga irama lato-lato dan mengikuti aba- aba yang diberikan panitia. Adanya lomba lato-lato ini disambut positif oleh para orang tua, karena anak-anak bisa teralihkan dari gadget dan anak-anak bisa melatih mental dan konsentrasi anak selama mengikuti perlombaan ini.
    ” Bagus banget ya buat anak-anak untuk mengalihkan dari gadget ke permainan jaman dulu, apalagi lomba-lomba seperti ini bisa melatih mental anak,” ujar salah satu orangtua peserta.

    Lebih lanjut, ia menambahkan dengan adanya perlombaan ini, anak-anak yang tengah hobi bermain lato-lato mempunyai wadah untuk menyalurkan bakatnya secara positif.
    “Yang penting anak itu bisa mengatur waktu belajar, sekolah, dan permainan itu,” lanjutnya.

    Sementara itu, pemenang lomba lato-lato kali ini,  keluar sebagai Juara 1 adalah Ananda Adil dari Desa Pakuniran, Juara 2 Ananda Ikrom dari Desa Tanah Wulan dan Juara 3 Ananda Wildan dari Desa Penanggungan. (jf)

  • REKON SELESAI,  DD TAHAP 1 SEGERA TRANSFER KE RKD

    REKON SELESAI, DD TAHAP 1 SEGERA TRANSFER KE RKD

    Pemerintah Desa se Kecamatan Maesan melaksanakan proses rekonsiliasi Data Siskeudes Realisasi APB Desa Tahun Anggaran 2022 dan Perencanaan Anggaran APB Desa Tahun 2023, Rabu, (01/02/2023) di Aula Kantor DPMD Kabuoaten Bondowoso . Kegiatan itu dilaksanakan untuk mewujudkan tertib administrasi yang dapat mendukung kelancaran penyelenggatakan Pemerintahan Desa dan pengajuan transfer DD tahap 1 Tahun Anggaran 2023. Kegiatan menghadirkan skaur keuangan dan operator Siskeudes.

    Berdasarkan surat Kepala DPMD Bondowoso No. 005/120/430.9.8/2023 tentang Undangan rekon DD tahap 1 Tahun Anggaran 2023, Pemerintah Desa se Kecamatan Maesan mendapatkan jadwal di hari pertama bersama Pemerintah Desa beberapa kecamatan lain di Kabupaten Bondowoso. Dalam lampran surat tersebut kegiatan rekon DD tahap 1 di Kabupaten Bondowoso akan berlangsung selama 3 hari mulai hari Rabu s/d Jum’at, tanggal 1 – 3 Februari 2023.

    Abdul Muqsid AR, salah satu Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kemendesa Kecamatan Maesan yang ikut mendampingi Kaur Keuangan dan Operator Siskeudes mengatakan bahwa
    Pemerintah Desa se Kecamatan Maesan secara bersama-sama hadir ke DPMD dengan membawa berkas data yang telah ditentukan diantaranya softcopy APB Desa, Perdes KPM BLT Kemiskinan Ekstrim dan Daftar KPM BLT DD Kemiskinan Ekstrim Tahun Anggaran 2023.
    “Alhamdulillah semua Desa se Kecamatan Maesan sudah menyiapkan data yang diperlukan sehingga semua desa dapat malakukan entry data” katanya.

    Lebih lanjut Abdul Muqsid AR menyampaikan walaupun ada beberapa yang terjadi kekurangan, namun semuanya dapat segera diatasi oleh para kaur keuangan dan operator siskeudes Desa.
    Kekurangan data yang terjadi biasanya terdapat pada penyesuaiang tanggal Perdes, Konsederan Dasar Hukum dalam Perdes dan beberapa penganggaran dalam APBDes. Semua dapat teratasi dengan merevisi dan print ulang pada perbaikan yang dilakukan sehingga dapat segeta terpenuhi persyaratan yang diperlukan.
    “Mudah-mudahan dengan selesaikan rekon ini, dapat segera transfer DD tahap 1 di tahun ini” lanjutnya.
    Namun demikian dari 12 Desa di Kecamatan Maesan yang telah melaksanakan rekon di DPMD Bondowoso, belum dapat dijamin semua Desa bersamaan transfer DD tahap 1 nya, karena masih perlu verifikasi dari Pemerintah Pusat. Oleh karena itu jika ada informasi ada kekurangan data dari DPMD diharapkan untuk sesegera mungkin dipenuhi oleh Pemerintah Desa (jf)

  • ANTARA MEMORI DAN MOTIVASI

    ANTARA MEMORI DAN MOTIVASI

    *)Sebuah Catatan TPP Kecamatan Maesan tentang kegiatan Pendampingan Desa Tahun 2022

    Banyak peristiwa yang telah berlalu, namun selalu kami ingat dan kami catat. Keberhasilan dan Tantangan datang silih berganti. Sebagian jadi memori, dan sisanya dapat dijadikan pelajaran untuk bergerak lebih baik.

    Tahun 2022 (lagi-lagi) bukan tahun yang mudah. Di tahun ini program pendampingan Desa masih diiringi  oleh situasi pandemi, sehingga prioritas penggunaan Dana Desa masih mengarah kepada pencegahan dan penanganan akibat dampat pandemi covid-19 sejak tiga tahun yang lalu.

    Ketentuan tentang prioritas penggunaan dana desa berdasarkan Permendes No. 7 Tahun 2021, menuntut kita  selalu intens berdiskusi dan sharing bersama Pemerintah Desa untuk mengawal program kegiatan yang sesuai dengan regulasi yang ada. Diawal-awal tahun kita disibukkan dengan fasilitasi dokumen persyaratan untuk pencairan Dana Desa Tahap 1. Sedangkan untuk realisasinya masih fokus kita arahkan kepada kegiatan-kegiatan penanganan akibat dampak covid-19 baik berupa PPKM maupun Bantuan Langsung Tunai Dana Desa. Kegiatan-kegiatan itu selalu kita kawal dengan pelaksanaan monetoring dan evaluasi bersama Pemerintah Kecamatan.

    Setelah dipastikan seluruh kegiatan DD tahap 1 terealisasi secara keseluran dan relatif sesuai dengan ketentuan, selanjutnya kita fasilitasi untuk pengajuan DD tahap 2 disekitar bulan Juni-Juli 2022. Pada tahap ini kita lebih fokuskan pada kegiatan-kegiatan pembagunan fisik yang sebagian besar berupa kegiatan yang mendukung terhadap program ketahanan pangan 20% Dana Desa. Hal ini mengingat pada bulan-bulan itu dianggap sangat efektif terkait kondisi musim karena musim kemarau sehingga memungkinkan kegiatan fisik dapat dilaksanakan secara maksimal. Selanjutnya kegiatan-kegiatan Dana Desa tahap 2 ini juga dikawal dengan pelaksanaan Monetoring dan evaluasi untuk memastikan kegiatan dimaksud sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan. Pada bulan-bulan itu pula kita memfasilitasi Pemerintah Desa untuk melaksanakan kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU RKPDes) tahun anggaran 2023.

    Pada rentang waktu  Agustus-September, selanjutnya kita fasilitasi Pemerintah Desa untuk mengajukan pencairan DD tahap 3 bagi Desa non Mandiri, sedangkan untuk 1 Desa Mandiri yakni Desa Maesan telah lebih dulu difasilitasi untuk 50% DD nya. Disamping itu fasilitasi Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka Penetapan RKPDes Tahun Anggaran 2023 kita lakukan sehingga praktis seluruh desa di kecamatan Maesan telah menetapkannya pada akhir bulan september 2022.

    Bulan-bulan selajutnya, Oktober-Desember Pendampingan Desa dilakukan untuk mengawal realisasi penggunaan DD Tahap 3 yang kita arahkan pada program-program kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat dan menuntas fasilitasi untuk kegiatan BLT DD tahap 4 untuk triwulan terakhir di tahun 2022. Disamping itu, kegiatan fasilitasi dan asistensi penyusunan APBDes kita lakukan terhadap seluruh desa dampingan dikecamatan Maesan hingga seluruh Desa dapat menetapkan APBDes Tahun Anggaran 2023 di akhir pekan bulan Desember 2022. Di akhir tahun ini pula kita disibukkan dengan laporan validasi data akhir tahun program pendampingan bersama TPP Kabupaten Bondowoso.

    Dari keseluruhan kegiatan pendampingan desa TPP Kecamatan Maesan pada tahun 2022 ada beberapa hal penting yang dapat kami buat menjadi sebuah catatan :

    PERTAMA. Keberadaan Personalia TPP Kacamatan Maesan yang pada awal tahun genap sesuai dengan ketentuan program dengan 3 PD dan 3 PLD, kemudian berkurang dengan resignnya salah satu PLD yaitu Sdr. Muhammad Junaidi. Sehingga Personalia TPP Kecamatan Maesan terdiri dari ; Joni Fatahillah (Korcam), Ahmad Hariri Fahmi (PD), Abdul Muqsid AR (PD), Fathor Rosy (PLD) dan Saleh Hodin (PLD).

    KEDUA. Keberhasilan menjadikan tambahan 2 Desa dikecamatan Maesan menjadi Desa Mandiri yaitu Desa Penanggungan dan Sumberpakem, sehingga Desa Mandiri di Kecamatan Maesan menjadi 3 Desa dari 12 Desa yang ada, setelah sebelumnya Desa Maesan menjadi Desa Mandiri terlebih Dahulu sejak tahun 2021.

    KETIGA. Fasilitasi Transformasi DBM UPK eks PNPM Pedesaan ke BUMDESMA setelah melalui fasilitasi yang cukup alot sejak beberapa waktu yang lalu. Pada tahun 2022 mencapai kesepakatan bersama Pemerintah Desa se kecamatan Maesan yang diputuskan dalam Musyawarah Antar Desa (MAD). Disamping itu fasilitasi Penyertaan Modal bagi BUMDESMA dari seluruh Pemerintah Desa di kecamatan Maesan pada  tahun 2023 dengan rencana usaha yang prospektif dan mendukung kegiatan pembangunan di desa.

    KEEMPAT. Beberapa desa dapat difasikitasi untuk mempunyai program unggulan desa diantaranya, Desa Suger Lor dengan Program AKRAB (Anti Krisis Air Bersi) yang  mampu meraih prestasi ditingkat Provinsi dan Nasional, Desa Sumberpakem dengan Program Pertashop dan Toko Sembako, Desa Maesan dengan Perogram Kampoeng Siongan dan Desa Penanggungan melalui program kegiatan Car Free Day setiap hari Minggu yang mampu mengeliatkan perekonomian UMKM di desa dengan difasilitasi dan dikelola oleh kelompok masyarakat yang dinamakan Sektetariat Bersama (SEKBER CFD). Sedangkan program unggulan 3 Desa lainnya dikelola oleh BUMDES.

    KELIMA, Fasilitasi Website Desa dan Tanda Tangan Elektronik Kepala Desa se Kecamatan Maesan sebagai bentuk digitalisasi Pemerintahan Desa. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Bondowoso dengan memanfaatkan peluang program Website kabupatenbondowoso.id dan Website Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kementrian Informasi dan Komunikasi Republik Indonesia. Publikasi dan digitalisasi Pemerintah Desa sangat penting di era digital ini, sehingga Website Desa  merupakan program yang harus difasilitasi keberadaannya untuk memudahkan desa dalam mempublikasikan program-programnya. Sedangkan Tanda Tangan Elektronik Kepala Desa akan memudah pemerintah desa dalam hal administrasi Pemerintahannya. Saat ini seluruh Desa di Kecamatan Maesan telah memilki Website Desa dan Tanda Tangan Elektronik yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Sandi Nasional. Lounching untuk program ini dilakukan pada bulan agustus 2022 yang dilakukan oleh Asisten 1 Pemkab Bondowoso atas nama Bupati.

    Beberapa catatan mungkin akan menjadi memori sekaligus menjadi motivasi. Perjalanan waktu yang telah kami lalui penuh dengan dinamika, baik keberhasilan maupun permasalahan yang kami jadikan sebuah “Tantangan”.

    Terima kasih kepada semua pihak terutama kepada Pemerintah Kecamatan Maesan dan seluruh Pemerintah Desa se Kecamatan Maesan atas sinerginya bersama kami selama ini.

    Semoga ke depan menjadi lebih baik dari sebelumnya (jf)