KADER PEMBANGUNAN MANUSIA (KPM) ANTUSIAS IKUTI BIMTEK e-HDW

Electronic Human Development Worker (e-HDW) Merupakan tools pendataan, pengumpulan,pemantauan, pencatatan dan pelaporan pada sasaran rumah tangga dalam pencegahan stunting di desa. Aplikasi eHDW merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Kementerian Desa PDTT dengan dukungan Bank Dunia untuk membantu melakukan perencanaan, pelaksanaan, serta pengendalian (monitoring dan evaluasi) terhadap pelaksanaan program konvergensi stunting di tingkat desa. Penanganan stunting telah ditetapkan sebagai salah satu isu sekaligus program prioritas nasional. Percepatan Penurunan Stunting membawa konsekuensi terhadap kebutuhan penyesuaian pada aplikasi e-HDW, seperti dalam hal penambahan kelompok sasaran layanan baru dalam pencegahan stunting (yaitu remaja puteri serta calon pengantin dan pasangan usia subur) serta penyesuaian kembali lingkup layanan bagi masing-masing kelompok sasaran termasuk kelompok anak usia 24–59 bulan.

Bertempat di Aula Kantor Desa Maesan Kecamatan Maesan, Kamis (12/10/2023) telah dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi e-HDW untuk Kader Pembangunan Manusia (KPM) dari 2 kecamatan yaitu KPM Desa Kecamatan Maesan dan Kecamatan Grujugan. Kegiatan diinisiasi oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Maesan dan dihadiri dari unsur Pemerintah Kecamatan Maesa , Kader Pembangunan Manusia (KPM) 23  orang dari 2 kecamatan, Pendamping Lokal Desa dan Pendamping Desa Kecamatan Maesan dan Grujugan 7 orang, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bondowoso, termasuk Koordinator TPP Kabupaten sebanyak 3 orang.

Joni Fatahillah, Koordinator TPP Kecamatan Maesan, atas nama pelaksana kegiatan dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih kepada Pemerintah Desa Maesan yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini dan terhadap seluruh KPM atas kesemangatannya mengikuti kegiatan.
“Kegaiatan ini merupakan bentuk peningkatan kapasitas KPM dan bimbingan teknis penggunaan e-HDW bagi KPM dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Maesan, Suharyono juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pihak Kecamatan dan Pendamping Desa untuk melaksanakan kegiatan ini di Desa Maesan. “Mohon ma’af apabila ada kekurangan dalam pelaksanaannya” katanya.

Harmuzulkifli, Kasi PMD Kecamatan Maesan atas nama  Camat Maesan yang di dapuk membuka kegiatan ini menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini yang pelaksanaannya diinisiasi oleh Pendamping Desa.
“Harapannya setelah mengisi aplikasi e-HDW dapat menjadi bahan pengambil kebijakan pemerintah mulai dari tingkat desa sampai pusat”. harapnya.

Materi e-HDW disampaikan oleh Alifatul Laili,  Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bondowoso yang  menyampaikan, Kebutuhan e-HDW sangat penting bagi desa, bagian kebutuhan administrasi yang dibutuhkan oleh desa. “Input data di e-HDW menyangkut Keluarga Sasaran mulai dari Nama Kepala Keluarga, RT, RW, Alamat, Desa Domisili, Dusun Domisili, Nomor KK, serta data-data lainnya yang dibutuhkan terkait konvergensi stunting” katanya.

Selanjutnya dalam memberikan bimbingan teknis e-HDW, dia  menjelaskan mulai dari cara registrasi, login sampai input data yang dibutuhkan dan didampingi oleh Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa.

Sementara itu, Hadi Prayitno, Koordinator TPP Kabupaten Bondowoso dalam arahannya menyampaikan bahwa data yang diinput harus betul-betul data riil yang ada dilapangan.
“Input data di e-HDW merupakan salah satu tugas KPM, dan masih banyak tugas lainnya yang harus dilakukan oleh KPM” katanya.

Oleh karena itu, dia berharap kegiatan Peningkatan Kapasitas KPM perlu terus dilakukan, kalau perlu diusulkan kepada pemerintah desa dalam anggaran di APBDes. Apalagi siklus saat ini sedang dilakukan tahapan perencanaan desa. Diakhir kegiatan juga diserahkan sertifikat bagi seluruh peserta Bimtek yang diserahkan langsung oleh Koordinator TPP Kabupaten Bondowoso dan didampingi oleh Koordinator TPP Kecamatan Maesan. (jf)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *