TASYAKKURAN HUT RI, WUJUD UNGKAPAN RASA SYUKUR

Sebagai salah satu ungkapan rasa syukur memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Pemerintah Kecamatan Maesan menggelar kegiatan tasyakuran dan doa bersama di Pendopo Kantor Kecamatan Maesan, Jum’at (16/8/2023). Hadir dalam acara tersebut Camat Maesan, DWI WAHYUDI, S.Sos. MM beserta seluruh jajaran MUSPIKA Kecamatan Maesan, Kepala Desa se Kecamatan Maesan, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK se Kecamatan Maesan, Rois Syuriah MWCNU Mesan, KH. Ahmad Zaini beserta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Jajaran Korwil Pendidikan Kecamatan Maesan, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda, Pendamping Desa dan Tokoh-tokoh lainnya.

Dalam sambutan tasyakkuran, Camat Maesan, DWI WAHYUDI, S.Sos.MM., mengungkapkan bahwa sudah menjadi tradisi setiap tahun saat malam  tanggal 17 Agustus diadakan tasyakuran baik di tingkat pusat sampai ke daerah bahkan sampai ke tingkat RT.

“Ini merupakan wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena tanpa adanya kemerdekaan, kita tidak akan pernah bisa merasakan hidup sebagai bangsa dan masyarakat merdeka seperti sekarang ini, “ terangnya.

Menurut DWI WAHYUDI, kemerdekaan yang kita nikmati sekarang ini tidak terlepas dari rakhmat dan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa yang disertai perjuangan para pahlawan yang telah gugur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari para penjajah. Bahkan di kantor kecamatan Maesan berdiri sebuah tugu perjuangan POLRI, yang menunjukkan bahwa di Maesan merupan basis perjuangan meraih dan mempertahankan kemerdekaan, terutama dalam agresi militer ke 2 pada tahun 1947.

“ Saya berharap, Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ini jangan dipandang sebagai kegiatan seremonial, rutinitas dan kewajiban belaka, sehingga seolah hadir tanpa tanpa makna. Akan tetapi hendaknya dipandang sebagai moment penting dan sangat menentukan bagi perjalanan hidup bangsa Indonesia, dengan memanjatkan do’a bersama agar bangsa Indonesia diberikan kekuatan oleh Allah SWT, dalam upaya mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Selain itu, juga sebagai wahana introspeksi dan retrospeksi atas apa yang telah dicapai di masa-masa kemerdekaan, “ pesannya.

Acara tasyakkuran selanjutkan dirangkai dengan Pembacaan Tahlil Bersama yang dipimpin oleh Rois Syuriah MWCNU Maesan, KH. AHMAD ZAINI dan Pembacaan Sholawat Nabi Bil Qiyam yang dipandu oleh Jam’iyatul Hadrah Darul Muwahhidin Gambangan. Kemudian acara ditutup dengan Pembacaan do’a oleh KH. ABDUL MUQID. Setelah acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan Ngopi Bareng bersama Pj Bupati Bondowoso melalui media zoom meeting. (jf)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *